Kabel AWG 8, 10, 12, 14 Merah Hitam adalah controller sine wave programmable untuk sistem penggerak kendaraan listrik. Controller ini dirancang untuk memberikan pengendalian motor yang lebih halus dan dapat dikonfigurasi melalui PC agar konfigurasi controller dapat disesuaikan dengan kombinasi baterai, motor, dan karakter kendaraan.
Produk ditujukan untuk kebutuhan sistem kendaraan listrik dan perakitan EV.
Konsultasikan kombinasi controller, motor, baterai, dan kebutuhan kendaraan Anda.
Untuk instalasi dan konfigurasi, gunakan teknisi yang memahami sistem kelistrikan EV.
Informasi Produk
Controller merupakan salah satu komponen utama pada powertrain kendaraan listrik. Pemilihan controller harus disesuaikan dengan tegangan baterai, karakter motor, batas arus, serta kebutuhan kendaraan.
| Produk | Kabel AWG 8, 10, 12, 14 Merah Hitam |
| Jenis kabel | Kabel tembaga untuk kelistrikan |
| Ukuran AWG | AWG 8 / 10 / 12 / 14 |
| Pilihan ukuran | Merah / Hitam |
| Aplikasi | BLDC sekitar Merah / Hitam |
| Warna | Merah / Hitam |
| Ukuran | AWG 8, AWG 10, AWG 12, AWG 14 |
| Pilihan ukuran Ah | Merah / Hitam |
| Sesuai kebutuhan instalasi | Sesuai kebutuhan instalasi |
| Penampang kabel | Merah / Hitam |
| Warna isolasi | Merah / Hitam |
Tersedia dalam beberapa ukuran AWG untuk menyesuaikan kebutuhan jalur kelistrikan kendaraan listrik dan perakitan baterai.
Dirancang untuk aplikasi motor brushless DC dengan daya sekitar Merah / Hitam.
Kesesuaian konektor, phase, Warna, throttle dan brake perlu diperiksa sebelum pemasangan.
Pemilihan ukuran dan warna kabel yang tepat membantu membuat instalasi kelistrikan EV lebih terstruktur dan mudah diperiksa.
Spesifikasi 36-48V Merah / Hitam dapat berbeda menurut revisi atau varian controller. Pastikan tegangan baterai, motor, arus, konektor, wiring harness, dan parameter controller sesuai dengan unit yang akan dipasang. Untuk pemasangan atau programming, disarankan menggunakan teknisi berpengalaman.
Rekomendasi penggunaan
Controller tidak berdiri sendiri. Performa dan keamanan sistem bergantung pada kecocokan controller dengan baterai, motor, BMS, throttle, wiring, sistem pengereman, dan konfigurasi kendaraan.